Setelah membeli majalah Info Komputer bulan ini, Yes, Akhirnya… ada 2 keping DVD Ubuntu 8.10 dan BlankOn + Extras Ubuntu 8.10
Kebetulan ada partisi kosong di Harddisku, dulu miliknya si Ms Windows XP SP3 Almarhum. Proses instalasi hampir sama dengan 8.04 hanya saja tampilan grafik harddsik pada saat partisi lebih “terasa” nyata. Proses lebih cepat dibanding Ubuntu 8.04 ku yang sebelumnya.
Semuanya mirip…. sampai pas mensetting LAN.
Gnome NetworkManager, iconnya masih sama persis dengan yang sebelumnya…. hanya saja pada saat pengaturan terasa lebih ribet dibandingkan 8.04. Satu lagi yang membuat shock…. ga konek-konek meskipun aku sudah create setting yang baru atau mengubah setting yang lama.
Sebagai catatan, IP yang aku gunakan adalah IP Static. Ternyata, ubuntu 8.10 memang ada Bug di bagian ini, jadi apapun setting yang kita buat, walaupun terlihat tidak terjadi apa-apa, setting LAN akan di-reset ke default (dalam proses-nya).
Kata Willsmith di I-Robot “Malfunction? Try the Manual Way”
Tentu saja aku gak akan ikut-ikutan ngasih bogem mentah ke laptopku yang cuma satu2nya ini (biarpun jelek).
Pake jurus/ilmu ubuntu yang pas-pasan:
Ada 2 File utama yang perlu di-edit untuk koneksi LAN :
1) /etc/network/interfaces
2) /etc/resolv.conf
File 1) untuk mensetting Interface – IP – Netmask – dan Gateway
File 2) untuk mensetting DNS.
Silahkan gunakan editor kesayangan Anda (vi gedit nano), tapi disini saya menggunakan nano. Saya coba masuk ke terminal dan mengetikkan command
Di dalam file interface terdapat 2 baris configurasi saja :
wealah…. pantesan…. ini dia masalahnya… sampe jaman nabi Alex juga ga akan konek. Terus aku rubah menjadi :
Ket : xxx.xxx.xxx.xxx adalah nomor IP, sorry…. untuk yang satu ini saya ndak mau ngasih tahu :p
Tekan Ctrl+X (Keluar dari nano) Lalu tekan Y truss ENTER untuk menyimpan file.
Selanjutnya untuk mensetting DNS, ketikkan command:
Didalamnya hanya terdapat 1 line saja, itupun cuma comment thok:
walah…. pantes ga mau-mau konek ke Internet, lha wonk comment thok. Truss aku tambahin menjadi :
xxx.xxx.xxx.xxx adalah IP – DNS
Simpan hasilnya :
- Ctrl + X trus Y trus ENTER
Next, merestart configurasi network, ketikin :
Testing, pake command:
Test ping ke google:
Ada replay…. waaah sukses bro.
Oh iya hampir lupa, di contoh kasusku aku gak perlu me-remove NetworkManager, tapi kalau di tahap ini ada yang masih belum bisa konek coba baris ini :
Restart kompie truss ulangi langkah diatas. Happy Ngoprek Bro
Kebetulan ada partisi kosong di Harddisku, dulu miliknya si Ms Windows XP SP3 Almarhum. Proses instalasi hampir sama dengan 8.04 hanya saja tampilan grafik harddsik pada saat partisi lebih “terasa” nyata. Proses lebih cepat dibanding Ubuntu 8.04 ku yang sebelumnya.
Semuanya mirip…. sampai pas mensetting LAN.
Gnome NetworkManager, iconnya masih sama persis dengan yang sebelumnya…. hanya saja pada saat pengaturan terasa lebih ribet dibandingkan 8.04. Satu lagi yang membuat shock…. ga konek-konek meskipun aku sudah create setting yang baru atau mengubah setting yang lama.
Sebagai catatan, IP yang aku gunakan adalah IP Static. Ternyata, ubuntu 8.10 memang ada Bug di bagian ini, jadi apapun setting yang kita buat, walaupun terlihat tidak terjadi apa-apa, setting LAN akan di-reset ke default (dalam proses-nya).
Kata Willsmith di I-Robot “Malfunction? Try the Manual Way”
Tentu saja aku gak akan ikut-ikutan ngasih bogem mentah ke laptopku yang cuma satu2nya ini (biarpun jelek).
Pake jurus/ilmu ubuntu yang pas-pasan:
Ada 2 File utama yang perlu di-edit untuk koneksi LAN :
1) /etc/network/interfaces
2) /etc/resolv.conf
File 1) untuk mensetting Interface – IP – Netmask – dan Gateway
File 2) untuk mensetting DNS.
Silahkan gunakan editor kesayangan Anda (vi gedit nano), tapi disini saya menggunakan nano. Saya coba masuk ke terminal dan mengetikkan command
sudo nano /etc/network/interfacesDi dalam file interface terdapat 2 baris configurasi saja :
auto lo
iface lo inet loopbackwealah…. pantesan…. ini dia masalahnya… sampe jaman nabi Alex juga ga akan konek. Terus aku rubah menjadi :
auto lo eth0
iface lo inet loopback
iface eth0 inet static
address xxx.xxx.xxx.xxx
netmask xxx.xxx.xxx.xxx
gateway xxx.xxx.xxx.xxxKet : xxx.xxx.xxx.xxx adalah nomor IP, sorry…. untuk yang satu ini saya ndak mau ngasih tahu :p
Tekan Ctrl+X (Keluar dari nano) Lalu tekan Y truss ENTER untuk menyimpan file.
Selanjutnya untuk mensetting DNS, ketikkan command:
sudo nano /etc/resolf.confDidalamnya hanya terdapat 1 line saja, itupun cuma comment thok:
# Generated by NetworkManagerwalah…. pantes ga mau-mau konek ke Internet, lha wonk comment thok. Truss aku tambahin menjadi :
# Generated by NetworkManager
nameserver xxx.xxx.xxx.xxxxxx.xxx.xxx.xxx adalah IP – DNS
Simpan hasilnya :
- Ctrl + X trus Y trus ENTER
Next, merestart configurasi network, ketikin :
sudo /etc/init.d/networking restartTesting, pake command:
ifconfigTest ping ke google:
ping www.google.comAda replay…. waaah sukses bro.
Oh iya hampir lupa, di contoh kasusku aku gak perlu me-remove NetworkManager, tapi kalau di tahap ini ada yang masih belum bisa konek coba baris ini :
sudo update-rc.d –f NetworkManager removeRestart kompie truss ulangi langkah diatas. Happy Ngoprek Bro
Tidak ada komentar:
Posting Komentar